Biodata dan Agama Ayana Moon, Selebgram Mualaf dari Korea – Ayana Moon adalah seorang selebgram dan model yang kerap viral di dunia maya. Selain karena kecantikannya, perempuan asal Korea Selatan server kamboja ini juga menjadi sosok yang dipandang di Indonesia karena mualaf . Lahir di Korea Selatan pada 28 Desember 1995, Ayana berasal dari keluarga konservatif namun sempat mengakui tak punya agama alias atheis. Meski besar di negara Asia Timur, Ayana sudah terpapar budaya Muslim sejak kecil. Di masa kecilnya, yakni di usia sekolah dasar, Ayana mengaku sering membaca buku tentang budaya berbagai negara. Salah satunya budaya Timur Tengah. Lewat bacaannya itu, Ayana pun melihat beragam budaya di mana orang-orang berpakaian lebar dan menutup aurat sehingga membuatnya penasaran.
Biodata Ayana Moon
Nama Lengkap: Ayana Jihye Moon
Nama Lain: Ayana Moon
Tempat, Tanggal Lahir: Korea Selatan, 28 Desember 1995
Kebangsaan: Korea Selatan
Agama: Islam
Pekerjaan: Selebgram, model, bintang iklan
Film: 99 Nama Cinta
Perjalanan karier
Ayana Moon dikenal sebagai seorang selebgram dan model. Namanya banyak dikenal slot deposit 5000 di kalangan muslimah khususnya di Indonesia dan Malaysia setelah menjadi mualaf. Kemampuan modelling serta pesona kecantikannya dalam balutan busana muslimah membuat dirinya banyak digemari. Ayana memiliki banyak pengikut di media sosial termasuk Instagram dengan jumlah 3 juta lebih followers. Di sana ia banyak mengunggah foto dan video dirinya dalam berbagai gaya. Ayana juga memiliki kanal YouTube yang telah memiliki 500 ribu lebih subscriber. Di sana ia membuat berbagai macam video, mulai dari vlog keseharian, unboxing, QnA dan masih banyak lagi. Ayana juga menjadi penulis dan telah merilis buku tentang perjalanannya sebagai seorang mualaf.
Perjalanan menjadi mualaf
Ayana Moon sempat membenci Islam karena berpikir jika agama tersebut mengajarkan umatnya untuk menjadi teroris. Apalagi pada awal era 2000-an, Islamophobia tengah merebak di berbaga belahan dunia. Seiring berjalannya waktu, Ayana banyak membaca dan mencari tahu sejarah Islam. Ia pun akhirnya tertarik untuk belajar hingga memutuskan menjadi mualaf pada tahun 2012. Pamannya memiliki peran besar saat Ayana akan memutuskan menjadi seorang muslimah. Sang paman yang sebelumnya telah lebih dahulu memeluk Islam banyak memberikan bantuan kepada Ayana yang masih belajar.